Rabu, 02 Juli 2014

MAKAM KH. SULAIMAN SEBAGAI SITUS PENINGGALAN ISLAM DI PANGKALAN BALAI



Naman                        : Rosalina       

Nim                             : 12510063       


                                 



MAKAM KH. SULAIMAN SEBAGAI SITUS PENINGGALAN ISLAM DI PANGKALAN BALAI



Riwayat Singkat KH. Sulaiman

Nama: KH. Sulaiman  bin KH. Abdul Rahman delamat.

Lahir: Palembang, tahun 1808.

Belajar: Mekah Al-Mukarromah Arab Saudi selama 17 tahun.

Wafat:  Pangkalan Balai tahun 1954.

Usia: 146 tahun.

Juru Kunci: Marzuki ( Cucu KH. Sulaiman).





Sore 22 juni 2014, saya berkunjung kesebuah makam bersejarah lokasinya di Pangkalan Balai, jl. KH. Sulaiman kelurahan Kedondong Raye. Namun kunjungan pertama saya tidak membuahkan hasil karena si juru bicara susah ditemui. Kemudian saya kembali lagi pada tanggal 29 juni 2014, dan Alhamdulillah kedatangan saya kedua kalinya ini tidak sis-sia. Yang mana disana Terdapat sebuah makam bersejarah yaitu makam KH. Sulaiman. Beliau adalah sesosok yang punya karoma dan wali Allah karena ketakwaan semasa hidupnya. silsilah keturunannya Ateng Bungsu melahirkan empat orang anak: Sibidang sakti, Sibidang Sari, Ario Tobing, Sibidang Lijal dari Sibidang Sari dianugrahi tiga keturunan yaitu;  Ario Cikuk, Ario Bauk, Ario Bulok. Dari Ario Cikluk mempunyai keturunan Saparudin Rungkat dan Bainuddin pangeran Baung. Dari safarudin punya anak dua yaitu ketip jalil KH. Abdul Rahmat Delamat.. Dari KH. Abdul Rahman delamat ini dianugrahi 10 anak diantaranya  KH. Sulaiman, menurut data yang saya peroleh beliau mempunya 5 istri.

Selama 17 tahun beliau belajar di mekkah, ketika umur 12 tahun beliau berangkat kemekkah kemudian kembali kepalembang berumur 29 tahun. Kepulangan beliau dari Mekkah membawa 7 ton kittab satu  kittab yang induk dari semua kittab. Salah satu nama kittabnya yaitu tuhfa tukhori win 30 jilid satu jari ; satu jilid oleh Syeh Ibnu Hajar. Syeh Ibnu Hajar adalah Guru beliau. Tidak diketahui pasti tahun  berapa beliau kembali kepalembang, namun mendengar cerita orang-orang Tua, anak cucunya, dapat keterangan dari bapak saya, kurang lebih 100 tahun mengajar sekabupaten Banyuasin meliputi daerah Lilin, Tungkal, Lalan, Upang, Sungsang, daerah perairan Laut Masin. Ini lah yang dikerjakannya seumur hidup beliau sampai akhir hayat hidup beliau. selama lebih kurang seratus Tahun lamanya.

Kontribusinya dalam  islam, yaitu;  Ngajar cawisan (dalam bahasa Arab).   Yaitu mengajar dari desa kedesa yang diajarkannya beliau seluruh syariat Islam dalam segi Fiqih, Tauhid, Tasawuf.

Ilmu piqih meliputi: masalah berzikir, sah, batal , Haram, Mubah, makruh,  Wajib dan sunnah. Kemudian  masalah Tauhid meliputi: membahas asal usulnya Manusia dan asal usulnya Allah dan dari Tauhid ini lah manusia pada saat itu mengetahui mana Allah dan mana Hamba baru bisa bertuhan kepada Allah mana yang  disembah dan siapa yang menyembah.

Ilmu Tasawuf  meliputi; ilmu tasawuf memiliki 2 persi yaitu ilmu akhirat (sufi), Ilmu Tariqat. Yang mana dari kedua persi itu mempunyai makna yang sama yaitu ilmu tasawuf.  Ilmu ini kurang diketahui masyarakat umum sehingga ilmu ini yang menjadi andalan beliau dalam mensyiarkan syariat Islam. Beliau juga orang yang pertama, yang membangun Masjid-masjid yang didirikan di Banyuasin, diantaranya Masjid Darusallam, Salmaniah, Azhariyah nama Masjid pada masa itu.

Suatu Mukjizat yang diberikan oleh Allah bahwa KH. Sulaiman  tidak mempunyai Nafsu dunia, Beliau kalau hujan tidak kehujanan dan  bisa terbang tanpa syarat hanya dengan memejamkan mata. Ketika beliau hendak ke Mekkah, hanya dengan memejamkan mata saja beliau sampai ke Mekkah. Maka dari itu beliau di sebut Wali Allah yang mempunyai karoma.

Orangnya tak pernah berbohong, tidak pernah melakukan kesalahan,tidak bisa marah (kalau dimarah orang dia memberi uang kepada orang tersebut, karna bagi beliau pahala orang yang mengatakan kembali padanya.  kalau di definisikan di zaman sekarang beliau adalah orang yang takwa. Namun sekarang takwa itu hanya tinggal nama. Realitanya takwa itu takut kepada Allah namun perintah Allah tidak dijalankan.

Selain dari makamnya yang ada disana, saya juga menemukan sebuah tasbih yang berukuran besar, di mana tasbih tersebut adalah pemberian dari sahabat beliau yang bernama Syeh Abdul Muhid ( Tasik Malaya).

Pemakaman tersebut di renovasi  tiga kali. Yang pertama atapnya nipa, yang kedua atapnya genteng, dan ketiga di bangun Rumah  oleh Marzuki (Cucu KH. Sulaiman) tahun 2002, Yang ada pintu beserta keramiknya.

Menganalisis banyak terdapat aqua di dekat makam tersebut, masyarakat setempat menganggap makam beliau bisa menyebuhkan  berbagai  jenis penyakit, dengan di pendapkan air aqua selama satu minggu atau 40 hari. Dan Marzuki sendiri mengatakan  banyak yang sembuh.

Beliau Menetap di pangkalan balai sampai menghembuskan nafas terakhir.

Demikian sejarah singkat tentang Wali Allah yang mempunyai Kharoma, beliau adalah hamba Allah yang bertakwa serta  teladan yang baik yang harus kita contoh sebagai generasi penerus






28 komentar:

  1. Sayang sekali, banyak pahlawan dan awliya yang tidak terungkap

    BalasHapus
  2. Saya merasa sangat bangga menjadi salah satu cicit dari KH. Abdul rahman selamat semoga silsilah yg kmi punya bisa di liat untuk generasi berikutnya, saya cicit dari sudara KH. Sulaiman yaitu yai (kakek )kami KH .majid

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Saya merasa sangat bangga menjadi salah satu cicit dari KH. Abdul rahman selamat semoga silsilah yg kmi punya bisa di liat untuk generasi berikutnya, saya cicit dari sudara KH. Sulaiman yaitu yai (kakek )kami KH .majid

    BalasHapus
  5. kamipun bangga mnjadi cicit dari KH. Abdur Rahman saya cicit dari saudara KH. Sulaiman. yaitu yai (kakek) kami KH. Ya'qub yang makamnya di Tangga Buntung Dekat Masjid Suro dekat Kyai Majid. salam tuk kluarga di bengkulu. karena kakek kami yai Ya'qub pernah berjuang n berkluarga di curup km kturunan dr isyri yai km yang di Kartamulia (Belida) kec. Gelumbamg kab.
    Muara Enim. Saya NASRULLAH anak dari M. Rosyad

    BalasHapus
    Balasan
    1. KH.Sulaiman , buyut kami, masih menjadi legenda di masa kini, saya adalah cucu KH. Syahabudin ( ki lucu ) Pkl. Balai anak dari kh. Sulaiman

      Hapus
    2. Assalamualaikum wr.wb. setelah kami baca komentar di atas trnyata kami juga keturunan dari buyut kami Ki.H. Abdurrahman (Delamat) dari garis keturunan H.Madjid yg mempunyai 10 saudara yaitu:
      1. H. Yakcub
      2. H. Majid
      3. H. Ishak
      4. H Kadir
      5. H. Yusuf
      6. H. Sulaiman
      7. H. Yahya
      8. H. Ahmat
      9. Maryam
      10.Hj.Maimunah

      kami keturunan dari H.Madjid dari istri ke dua dan anak nya ada 8 :
      1. Hj. Husna di curup
      2. Abd. Mutolib di curup
      3. Hj. Patimah di curup
      4. H.Syukur di curup
      5. Siti Rogaya di Lumpatan (Sekayu)
      6. Siti Romlah di pangkalan balai
      7. Nurdin
      8. Hj. Siti Jawaher di curup

      dan kami anak dari siti Rogaya di Lumpatan (Sekayu) dan Anak-anak nya ada 7 yaitu :
      1. Delamat
      2. Fatmawati
      3. Ali
      4. Maulana
      5. Nuraini
      6. Rasyid
      7. Laili Arwani
      dan saya adalah rasyid anak dari Siti Rogaya di Lumpatan (sekayu)
      dan anak Rasyid ada 3 yaitu :
      1. Zara Salamiba
      2. Zara Asrowiah
      3. Zara Rohima
      dan Alhmdulilah 2 sudah bekeluarga. Wassalamualaikum Wr. Wb

      Hapus
    3. Assalamualaikum wr.wb. setelah kami baca komentar di atas trnyata kami juga keturunan dari buyut kami Ki.H. Abdurrahman (Delamat) dari garis keturunan H.Madjid yg mempunyai 10 saudara yaitu:
      1. H. Yakcub
      2. H. Majid
      3. H. Ishak
      4. H Kadir
      5. H. Yusuf
      6. H. Sulaiman
      7. H. Yahya
      8. H. Ahmat
      9. Maryam
      10.Hj.Maimunah

      kami keturunan dari H.Madjid dari istri ke dua dan anak nya ada 8 :
      1. Hj. Husna di curup
      2. Abd. Mutolib di curup
      3. Hj. Patimah di curup
      4. H.Syukur di curup
      5. Siti Rogaya di Lumpatan (Sekayu)
      6. Siti Romlah di pangkalan balai
      7. Nurdin
      8. Hj. Siti Jawaher di curup

      dan kami anak dari siti Rogaya di Lumpatan (Sekayu) dan Anak-anak nya ada 7 yaitu :
      1. Delamat
      2. Fatmawati
      3. Ali
      4. Maulana
      5. Nuraini
      6. Rasyid
      7. Laili Arwani
      dan saya adalah rasyid anak dari Siti Rogaya di Lumpatan (sekayu)
      dan anak Rasyid ada 3 yaitu :
      1. Zara Salamiba
      2. Zara Asrowiah
      3. Zara Rohima
      dan Alhmdulilah 2 sudah bekeluarga. Wassalamualaikum Wr. Wb

      Hapus
  6. Wawan dmn tingglny skrg klw boleh tahu d Pangkalan Balai Kenal Wak Burlian tdk?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya tinggal di jln . Kh.sulaiman Perumahan villa jati mas kelurahan kedondong raye Pkl. Balai , iya saya kenal beliau adalah adik tiri dari yai kami KH.syahabudin bin KH.sulaiman , nama bukan burlian tetapi KH.Balian bin KH.sulaiman.beliau juga pimpinan pondok pasantren nurul iman ujung tanjung. Dan Ketua MUI kab Banyuasin

      Hapus
  7. wah....saya baru tau cerita tentang KH Abdurahman Delamat (buyut Delamat)kalo saya sudah keturunan ke enam dri KH Abdurahman Delamat dari garis KH Abdul Qodir yang punya anak Rokibah & Amnah- Ayah saya anaknya Rokibah (Ali/Totong) Ibu Saya Cucunya Amnah (Titin/Martini)...kenal juga dengan yai balian-3 tahun lalu ke tempat beliau.... wassalam...vera (jkt)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah kita semua dipertemukan Allah lewat Media ini.Kami tinggal di Jambi. Dan baru baru ini bulan Januari 2017 kami dipertemukan Allah juga dengan Keluarga di Jambi y ang selama ini belum kami ketahui. Setelah ditelusuri dengan bertemu langsung dengan Kak Baijuri ternyata kita masih saudaraan Buyut. Yang dahulunya sama-sama tinggal di Sekayu. Buyut kami Kyai H.Bairudin (Pangeran Baung) bersaudara dengan Buyut Kyai H Agun. (Buyut dari Kak Baijuri Jambi)

      Hapus
    2. Kak Vera mau nanya, orang tuanya Vera, kenal sama Pak H. Baijuri?. Tinggalnya di Jambi, rumahnya dekat Bandara Sulthan Toha Jambi.

      Hapus
  8. Ass.Nasrullah Nasrul, apakah Buyut KH.Bainuddin (Pangeran Baung) Yang Pernah bermukim di sekayu mempunyai anak/keturunan yang bernama Abdul Hai. Karena kalau mendengar silsilah keluarga kami dari garis keturunan ibu kami, Buyut Kami Pangeran Baung Mempunyai anak laki laki yang bernama Abdul Hai (yaitu Yai kami). Dan yai kami Abdul Hai Wafat di usia 115 Tahun dan dimakamkan di TPU Puncak Sekuning. Yai kami Abdul Hai mempunyai anak tunggal perempuan dari istri keduanya yakni Hj.Siti Aminah (Ibu Saya) dan H.Muhammad Bakrie Darus (Ayah Saya). Mohon Dimaafkan Kalau salah ya, karena saya sendiri lagi menggali lebih dalam silsilah keluarga besar kami.

    Wassalam

    Hasyim (Saya Anak Ke 10)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkinlah kk Hasyim. Kamipun tidak paham betul silsilahnya.saya anak ke-9 dari 10 saudara. Mudah2an ada yg bisa menjelaskan nantinya, sehingga kita bisa lebih akrab. Mksh wassalam

      Hapus
  9. Assalamualaikum wr.wb. setelah kami baca komentar di atas trnyata kami juga keturunan dari buyut kami Ki.H. Abdurrahman (Delamat) dari garis keturunan H.Madjid yg mempunyai 10 saudara yaitu:
    1. H. Yakcub
    2. H. Majid
    3. H. Ishak
    4. H Kadir
    5. H. Yusuf
    6. H. Sulaiman
    7. H. Yahya
    8. H. Ahmat
    9. Maryam
    10.Hj.Maimunah

    kami keturunan dari H.Madjid dari istri ke dua dan anak nya ada 8 :
    1. Hj. Husna di curup
    2. Abd. Mutolib di curup
    3. Hj. Patimah di curup
    4. H.Syukur di curup
    5. Siti Rogaya di Lumpatan (Sekayu)
    6. Siti Romlah di pangkalan balai
    7. Nurdin
    8. Hj. Siti Jawaher di curup

    dan kami anak dari siti Rogaya di Lumpatan (Sekayu) dan Anak-anak nya ada 7 yaitu :
    1. Delamat
    2. Fatmawati
    3. Ali
    4. Maulana
    5. Nuraini
    6. Rasyid
    7. Laili Arwani
    dan saya adalah rasyid anak dari Siti Rogaya di Lumpatan (sekayu)
    dan anak Rasyid ada 3 yaitu :
    1. Zara Salamiba
    2. Zara Asrowiah
    3. Zara Rohima
    dan Alhmdulilah 2 sudah bekeluarga. Wassalamualaikum Wr. Wb

    BalasHapus
  10. Assalamualaikum wr.wb. setelah kami baca komentar di atas trnyata kami juga keturunan dari buyut kami Ki.H. Abdurrahman (Delamat) dari garis keturunan H.Madjid yg mempunyai 10 saudara yaitu:
    1. H. Yakcub
    2. H. Majid
    3. H. Ishak
    4. H Kadir
    5. H. Yusuf
    6. H. Sulaiman
    7. H. Yahya
    8. H. Ahmat
    9. Maryam
    10.Hj.Maimunah

    kami keturunan dari H.Madjid dari istri ke dua dan anak nya ada 8 :
    1. Hj. Husna di curup
    2. Abd. Mutolib di curup
    3. Hj. Patimah di curup
    4. H.Syukur di curup
    5. Siti Rogaya di Lumpatan (Sekayu)
    6. Siti Romlah di pangkalan balai
    7. Nurdin
    8. Hj. Siti Jawaher di curup

    dan kami anak dari siti Rogaya di Lumpatan (Sekayu) dan Anak-anak nya ada 7 yaitu :
    1. Delamat
    2. Fatmawati
    3. Ali
    4. Maulana
    5. Nuraini
    6. Rasyid
    7. Laili Arwani
    dan saya adalah rasyid anak dari Siti Rogaya di Lumpatan (sekayu)
    dan anak Rasyid ada 3 yaitu :
    1. Zara Salamiba
    2. Zara Asrowiah
    3. Zara Rohima
    dan Alhmdulilah 2 sudah bekeluarga. Wassalamualaikum Wr. Wb

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kami pernah ketemu dengan Kak Rasyid di Rumah ayuk kami Rodiyah suaminya namanya Kasman Daulay di Serong air batu waktu pernikahan anaknya. Kami Sepuluh Saudara dan saya anak kesembilan. Yang paling tua kak Toyib Firdaus bin M. Rosyad Arifin dan Ummu Habibah Ya'kub Kartamulia Gelumbang Muara Enim.

      Hapus
  11. Kami punyo yai, namonyo yai Ya'qub

    BalasHapus
  12. yai Ya'qub punyo anak 4 orang di Gelumbang. 1. Abdul Karim di Desa Pedataran. 2. Siti Sopiyah 3.Ummu Habibah 4.Abdul Qodir di Desa Kartamulia.
    Saya Nasrullah Anak Ke 9 dari 10 saudara,yaitu:
    1.M. Toyib Firdaus
    2.Ummu Rodiyah
    3.Ummu Salamah
    4.M. Baqi Billah
    5.Abdur Rahman
    6.Abdul Luthfi
    7.M. Ahfazhi
    8.Ummu Robi'ah Adawiyah
    9.Nasrullah
    10.Ummu Padilah

    BalasHapus
  13. Kami punyo yai, namonyo yai Ya'qub

    BalasHapus
  14. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  15. Bismilahirrohmanirrohim
    Assalamualaikum Wr.Wb.
    Alhamdulilah kami turut bersyukur atas tersambungnya Silahtuhrahmi Zuriat dari Almukarrom Syekh Ki.H.Abdurrahman Delamat (Ki Delamat).
    Kami Merupakan Zuriat garis Keturunan Ki.H.Abdurrahman delamat adalah Anak dari Nona (Mazenah) Anak dari H.Ahmat anak ke 8 dari Ki.H.Abdurrahman Delamat Nama Saya : Ahmad Sjarbini Nur bermukim Di 15 ilir Palembang dan anak anak saya :
    1.M.Jauharuddin (joang)
    2.Siti Ayu Indah
    3.M.lukman hidayat
    4.M.Najib hidayat

    Insya Allah Kita mendapat Barokah Amin Yra

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, aamiin. Mksh kk Ahmad Syarbini.

      Hapus
  16. Apakah keluarga beliau ini ada yg tinggal d drsa Sukarame lahat,karena saya sendiri pernah di ajak tidur d rumahnya Mbah marzuki.dan kata beliau ada yg tinggal d lahat.

    BalasHapus
  17. Senang bisa bersilahtyrahmi dgn sanak keluarga ..saya pasi anak dari k.h. balian bin kh sulaiman.

    BalasHapus
  18. Assalamu'alaikum wr.wb.
    Sanak keluarga zuriyat K.H.Abdurrahman Delamat. Saya Syamsurihal bin k.h.Balian bin k.h.Sulaiman. Ayahanda meminta kepada saya untuk memgumpulkan keturunan buyut pada bulan maulid di masjid Salmania Pangkalan Balai. Saat ini sudah kita buat group wa. Agar memudahkan silaturrahmi. 085377577241.

    BalasHapus
  19. Setuju sekali kk Rihal km. WA kami Nasrullah bin M Rosyad 081373771221. To long masukkan do group keluarga buyut Abdur Rahman .Mksh. Semoga tambah berkah .

    BalasHapus